Jenis Alsintan, Pra Tanam dan Pasca Tanam
Modernisasi pertanian bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan untuk menjawab tantangan peningkatan produksi dan keterbatasan tenaga kerja. Salah satu kuncinya adalah pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan). Alsintan dibagi menjadi dua yaitu alsintan pra tanam dan alsintan pasca tanam. Pada tahap pra tanam, jenis alsintan yang dibutuhkan :
1. Pengolahan Lahan
Alsintan : Traktor roda 2 & 4, Bajak singkal, Garu
Fungsi: Menggemburkan & meratakan tanah
2. Penanaman
Alsintan: Rice transplanter, Seed drill, Corn planter
Fungsi: Menanam lebih cepat & seragam
3. Pengairan
Alsintan : Pompa air, Sprinkles
Fungsi: Menjamin ketersediaan air
4. Pemupukan Awal
Alsintan : Alat tebar pupuk, Fertilizer spreader
Fungsi: Pupuk merata & efisien
Memasuki tahap pasca tanam, peran alsintan semakin terasa. Alsintan yang berperan dalam tahapan pasca tanam antara lain:
Dengan dukungan alsintan dari awal hingga akhir, pertanian perlahan bertransformasi menjadi lebih modern, efisien, dan mampu bersaing di era saat ini.
1. Pemeliharaan
Alsintan : Sprayer, Power weeder, cultivator
Fungsi: Pengendalian hama & gulma
2. Panen
Alsintan : Sabit, Reaper, combine harvester
Fungsi: Mempercepat proses panen
3. Perontokan & Pengolahan
Alsintan : Power thresher, Rice milling unit, Corn sheller
Fungsi: Mengolah hasil panen
4. Pengeringan & Penyimpanan
• Alsintan : Lantai jemur, Dryer (vertical/box), Gudang / silo
Fungsi: Menjaga kualitas hasil
Dengan dukungan alsintan dari awal hingga akhir, pertanian perlahan bertransformasi menjadi lebih modern, efisien, dan mampu bersaing di era saat ini.