Tanam Perdana PM-AAS di Sragen Dorong Peningkatan LTT dan Swasembada Pangan Berkelanjutan
Sragen, 24 Juli 2026 – Upaya percepatan swasembada pangan terus diperkuat melalui pelaksanaan Tanam Perdana Padi dengan metode Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) di Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.
Kegiatan yang dilaksanakan bersama Kelompok Tani Margo Mulyo ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT), memperkuat indeks pertanaman, serta menjaga keberlanjutan produksi padi di Kabupaten Sragen. Tanam perdana dihadiri oleh Bupati Sragen, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian, Kepala BRMP Jawa Tengah, Kepala BRMP Lingkungan Pertanian, Kapolres Sragen, Dandim 0725/Sragen, Camat Masaran, Kepala Desa Kliwonan, penyuluh pertanian, serta para petani.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian menyerahkan secara simbolis 15 unit pompa air sebagai tahap awal dari total 58 unit yang diusulkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kabupaten Sragen. Bantuan pompa air tersebut diterima oleh Kelompok Tani Sukotani 1, Sukotani 6, Sri Rejeki 1, dan Sri Rejeki 2. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan air pada lahan pertanian, terutama pada musim kemarau, sehingga kegiatan tanam dapat dilaksanakan lebih optimal.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian juga menyampaikan bahwa Kabupaten Sragen akan memperoleh alokasi bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) sebanyak 206 unit. Pemerintah Kabupaten Sragen diharapkan segera melengkapi seluruh persyaratan administrasi paling lambat dalam waktu dua minggu agar proses penyaluran bantuan dapat segera direalisasikan.
Penerapan PM-AAS yang didukung oleh penguatan infrastruktur air diharapkan mampu meningkatkan efisiensi usaha tani, memperluas areal tanam, meningkatkan produktivitas padi, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan.