BRMP Lingkungan Pertanian Monitoring Validasi Lapang Uji Efikasi Bersama Pakar Malaysia
Sebagai tindak lanjut dari rangkaian validasi uji lapang batch-1 dalam kegiatan Bio-efficacy Expert Task Force (ABETF), BRMP Lingkungan Pertanian kembali melaksanakan validasi lapangan untuk pengujian efikasi fungisida terhadap penyakit bulai pada tanaman jagung (Peronosclerospora maydis). Kegiatan ini mencerminkan komitmen dan kontribusi aktif Indonesia dalam mendukung harmonisasi standar pengujian efikasi pestisida di tingkat regional ASEAN, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam kolaborasi ilmiah antarnegara.
Kegiatan validasi lapang ini meliputi dua pengujian, yakni (1) uji efikasi fungisida yang mengacu pada protokol hasil harmonisasi Subtim Fungisida ABETF, serta (2) uji efikasi dengan menggunakan protokol nasional Indonesia (existing protocol). Pelaksanaan kedua metode tersebut bertujuan untuk melakukan perbandingan sekaligus penyelarasan antarprotokol yang diterapkan di berbagai negara, sehingga hasil pengujian efikasi dapat diakui di tingkat regional. Adapun kegiatan pengujian dilaksanakan oleh Lembaga Uji Efikasi Pestisida yang telah terdaftar dan ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 650/KPTS/HK.150/M/08/2025 tentang Lembaga Uji Mutu, Uji Toksisitas, Uji Efikasi, dan Uji Residu Pestisida, yaitu Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
Dalam pelaksanaan validasi, BRMP Lingkungan Pertanian bersama dengan tim pakar dari Kementerian Pertanian Malaysia berperan sebagai Protocol Champion pada Subtim Fungisida ABETF. Pada kegiatan tersebut, pakar patologi tanaman dari Malaysia ditunjuk sebagai Study Director yang memiliki tanggung jawab memastikan bahwa seluruh tahapan uji lapang telah dilaksanakan sesuai dengan protokol yang telah diharmonisasikan. Selain melakukan verifikasi, tim juga turun langsung ke lapangan untuk mengevaluasi intensitas serangan penyakit bulai pada tanaman jagung. Hasil pengamatan tersebut kemudian menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi teknis sebagai upaya penyempurnaan protokol pengujian.